Selamat Datang kance dulur se-Tanjung Enim angat

Sabtu, April 16, 2016

Berpikir positif badan fit


Mungkin hampir semua orang dewasa pernah mengalami bulu kuduk merinding ketika melihat atau mengalami situasi yang menakutkan. Bulu kuduk merinding merupakan reaksi fisik yang berasal dari pikiran dan bersumber pada panca indera kita. Panca indera kita sebagai indera perasa mengirim sinyal ke otak dan dicerna oleh otak yang kemudian memunculkan reaksi fisik berupa bulu kuduk yang berdiri. Hal itu menggambarkan betapa eratnya kaitan antara pikiran dan fisik manusia. Contoh lainnya pernahkah anda melihat orang lain sedang makan mangga muda dan kemudian gigi terasa linu dan air liur terasa meningkat?padahal yang makan mangga orang lain.Kita tidak merasakan kecutnya mangga muda secara langsung,bahkan menyentuhpun tidak.Itu juga menunjukkan bahwa hubungan antara pikiran dan tubuh secara fisik sangatlah erat.Lalu apa hubungannya semua contoh kasus diatas dengan pikiran positif?

Bila kita mengalami suatu permasalahan yang berat dan berlangsung terus menerus dalam kurun waktu yang cukup lama maka bisa saja suatu saat akan mengakibatkan gangguan kesehatan secara fisik. Apabila anda pernah mengalami masalah kesehatan yang tidak dapat dijelaskan setelah menjalani pemeriksaan fisik secara medis contohnya sering kesemutan, lutut sakit, kepala sering sakit dan sebagainya maka mungkin sudah saatnya anda curiga bahwa penyebabnya mungkin ada pada pikiran anda yang sering stress atau mengalami masalah yang berat. Penyakit yang bermula dari pikiran tentu harus ditangani petugas medis yang tepat yaitu bagian kejiwaan. Tidak perlu malu atau sungkan bila kita harus “berkunjung” ke dokter ahli kejiwaan karena sebenarnya kita masih normal,hanya saja ada gangguan kesehatan. Pasrah dan mendekatkan diri kepada tuhan,senantiasa tidak putus asa berikhtiar dan dukungan dari orang-orang terdekat menjadi kunci untuk memperoleh kesembuhan ketika kita mengalami gangguan kesehatan sejenis ini

Untuk menghindari agar jangan sampai kita mengalami gangguan kesehatan akibat masalah yang ada dipikiran kita itulah maka kita harus selalu berpikiran positif agar tidak membebani pikiran dan suatu saat dapat berakibat pada gangguan fisik secara langsung.Jadi mulailah dari sekarang selalu menjaga pikiran kita dari hal-hal negatif agar badan selalu fit.

Ngupi kudai di "Kedai Kopi Salangan"


Di salah satu sudut kota bekasi,tepatnya di daerah jl gurame raya no 246 perumnas II Bekasi Selatan (ini lokasinya) beberapa bulan yang lalu berdiri sebuah kedai kopi sederhana yang menyediakan beberapa menu minuman dan makanan. Berbagai jenis kopi menjadi minuman utama di kedai ini,sedangkan bakpao dan mie tumis jadi makanan andalannya. Nama salangan merupakan istilah dari daerah Muara Enim  (Sumatera Selatan) dan sekitarnya yang berarti tumpukan kayu bakar untuk persediaan (sumber : http://nenekmerindu.blogspot.co.id)
                                                                
           

Selain kopi dan bakpaonya yang maknyuss,yang membuat kedai ini terasa lebih istimewa dan berbeda dengan kedai kopi lainnya adalah sang empunya kedai adalah sedulur kite dari Muara Enim,tepatnya Muara Gula. Jadi bagi warga Muara Enim dan sekitarnya yang berdomisili di daerah Bekasi ataupun Jakarta dan sekitarnya yang ingin ngumpul-ngumpul dan bersantai sejenak di tengah rutinitas metropolitan dipersilahkan mampir ke kedai ini.Ngupi di badah kance di perantauan pasti terasa lebih nikmat.....

Selasa, Juli 24, 2012

Senandung Veteran Pejuang Bukit Barisan

Matanya nanar membayangkan pertempuran di Bukit Barisan yang menyebabkan kaki kirinya hancur di tembak Belanda, dan akhirnya dia harus merelakan kaki kirinya diamputasi.Kini dimasa senjanya dia terpaksa harus menghabiskan masa tuanya di atas kursi roda,kaki kirinya yang putus di hargai dengan tunjangan 60 ribu sebulan.Kadang dia berpikir,alangkah teganya para penguasa yang tak memikirkan nasib mereka para veteran pejuang.Apakah penguasa itu bisa berkuasa jika dulu mereka tidak berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.Tapi ya sudahlah,dia tak menuntut imbalan atas perjuangan yang dia lakukan dulu.karena dulu dia dan teman-temannya berjuang semata-mata demi berkibarnya sang saka merah putih.Lagi pula dia masih bernasib lebih baik jika di bandingkan rekan-rekan seperjuangannya yang gugur di medan laga,jasadnya pun banyak tak di temukan.apalagi di makamkan di Taman Makam Pahlawan,Apalagi mendapatkan tunjangan di hari tua.Ahhh...semoga mereka damai di alam sana.Ya Allah Ya Robbi,Ampunilah dosa dan kesalahan mereka,terimalah semua amal ibadah mereka dan tempatkan mereka di tempat yang indah disisiMU. Walaupun kini bumi pertiwi tlah merdeka,tak berarti perjuangan tlah usai,kini perjuangannya adalah perjuangan mempertahankan hidup ditengah kerasnya ibukota.Ternyata Sederet bintang jasa yang tertempel di dadanya tak banyak berguna untuk menunjang hidupnya.Bahkan undangan 17 agustusan pun sudah 13 tahun tak lagi diterimanya.Yang dia saksikan di Televisi,orang-orang yang di undang kebanyakan adalah orang yang berkacamata hitam,ngobrol ditengah upacara berlangsung,ngantuk-ngantuk dan tidur,sibuk sms dan telpon dsb.ternyata kini mereka lebih di hargai daripada dirinya. Tapi dia tak kecewa,dan tak akan pernah kecewa atas perlakuan orang-orang padanya.Rasa cintanya terhadap negeri ini mengalahkan semua rasa kecewanya itu.Bahkan apabila kini ibu pertiwi masih menuntut dharma baktinya,dia akan berdiri tampil paling depan.walaupun tubuhnya tlah renta tp semangatnya masih menyala tuk membela tanah tumpah darah tercinta. Akhirnya dia hanya bisa berharap,agar di akhir hayatnya dia bisa menyaksikan ibu pertiwi tersenyum ketika melihat rakyatnya hidup makmur dan sejahtera.Itu artinya perjuangannya dulu tak sia-sia,maka dia akan tersenyum saat Allah SWT memanggilnya dan menyatukannya jasadnya dengan bumi pertiwi yang dulu di belanya dengan darah dan air matanya.......DIRGAHAYU INDONESIAKU.....JAYALAH NEGERIKU

Senin, Desember 22, 2008

DIBALIK “UNTUNG” ADA UNTUNG

Kita sering mendengar seseorang mengucapkan : “Untung masih selamat.......bla bla bla “ padahal dia baru saja mengalami suatu musibah atau hal yang tidak menyenangkan. Terkadang banyak orang yang mencibir atau memperolok orang yang mengucapkan kata tersebut “Dapat musibah kok untung”.

Kata-kata atau ucapan “untung” tersebut memang sangat lekat dengan dialog sehari-hari masyarakat Indonesia terutama suku jawa. Jika kita melihat dari sisi positif maka ucapan tersebut ada benarnya. Mengapa saya katakan demikian?

Manusia adalah mahluk yang diciptakan oleh Allah SWT. Manusia tidak pernah tahu apa yang akan dialami sepanjang hidupnya. Sebagai mahluk yang tidak berdaya dihadapan sang penciptanya manusia hasus selalu berdo’a dan berusaha agar Allah SWT selalu memberikan kepadanya baik selama hidup di dunia maupun kelak di kehidupan setelah kehidupan yang sekarang dijalani di dunia. Ketika mendapat anugerah atau karunia, manusia wajib bersyukur. Ketika mendapat cobaan atau musibah, manusia wajib bersabar. Dibalik suatu ujian atau cobaan yang di berikan oleh Allah SWT pasti ada kebaikan dibalik ujian tersebut. Sehingga walaupun ditimpa musibah manusia harus bersabar terhadap musibah yang dialaminya, sekaligus bersyukur atas nikmat Allah yang masih bisa dia rasakan. Contohnya ketika seseorang mengalami kecelakaan dan salah satu kakinya patah. Orang terebut harus tetap bersyukur karena kakinya yang satu masih berfungsi, orang tersebut harus tetap bersyukur karena masih bisa bernafas menghirup udara secara gratis tanpa bayar, orang tersebut harus tetap bersyukur karena dikaruniai umur panjang untuk beribadah, dan sebagainya.

Lantas apakah kita masih berpikir bahwa kata-kata “untung.....” dikala kita mendapat musibah adalah kata-kata yang tidak tepat atau salah? Ingatlah bahwa jika kita mau mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT niscaya nikmat itu akan ditambah. Namun jika kita tidak mau bersyukur niscaya azab Allah pasti akan datang. Nauzubillah....

Selasa, Desember 09, 2008

Foto Tanjung enim - 1











sumber foto : friendster

Rabu, Juni 11, 2008

Ibunda

Rasanya baru kemarin
Kau masih mendekap kami dengan kasih sayangmu
Rasanya baru kemarin
Kau suapkan makanan kepada kami
Rasanya baru kemarin
Kami masih melihat senyummu

Tapi ternyata hari ini selasa 16 oktober 2007 engkau pergi,
Suatu sore menjelang adzan maghrib
Beberapa saat setelah saudara kami melangkah ke kehidupan baru
Sejak saat itu semua anakmu telah memiliki pendamping hidup

Seolah olah kau pergi disaat tugasmu telah usai
melahirkan, membesarkan, dan melepas kami dengan pasangan hidup kami
Aku merasa engkau belum sempat menikmati jerih payahmu
Dalam melahirkan dan membesarkan kami

Kami semua sayang padamu
Tapi ternyata Sang Pencipta lebih sayang padamu
Kau dipanggil KehadiratNya, kembali kepada sang pencipta
Kau dibebaskan dari segala sakit yang kau derita

Tidak ada yang dapat kami lakukan
Karena Sang Pencipta punya kehendak
Hanya rasa ikhlas dan untaian do'a
Yang dapat kami panjatkan

Ya Allah Illahi Robbi

Kami bermohon padaMu
Sayangilah dia seperti dia menyayangi kami
Kasihilah dia seperti dia mengasihi kami
Sucikanlah dia dari segala dosa
Seperti kain putih yang bersih dari noda
Dan tempatkanlah dia di sebaik-baiknya tempat disisiMu

Ibunda ...... semoga engkau bahagia disana
Kelak kita akan bersua

Laut, salah satu bukti keagungan Tuhan

Dulu aku sering berlayar, dari satu pulau ke pulau lainnya dari satu pelabuhan ke pelabuhan lainnya di indonesia. Ketika dalam pelayaran tidak ada hiburan untuk mengusir rasa jenuh yang datang setelah beberapa hari pelayaran, bahkan tidurpun sudah terasa jenuh. Memandang keluar kapal, sejauh mata memandang yang ada hanya air, air dan air. Hati terasa agak riang ketika ada segerombolan lumba-lumba yang mengiringi perjalanan kami, aku berpikir itu pertanda baik.

Pada saat malam menjelang rasa jenuh makin terasa, kadang-kadang aku keluar ke geladak terbuka. Aku memandang langit dan lautan tapi yang ada hanya gelapnya malam. Timbul dalam benakku, siapa yang menciptakan semua keajaiban ini? Pastilah sesuatu yang maha hebat, dialah Allah SWT.

Aku merasa betapa kecilnya diriku, karena ternyata kuasa tuhan begitu hebatnya. Mengapa ada manusia-manusia yang merasa tinggi hati? tidak mau bersyukur atas segala karunia Ilahi. Ataukah belum menyadari akan keagunganNya? Apa yang bisa manusia sombongkan di depan sang penciptanya? Tidak ada.

Ingat, akan datang suatu saat dimana manusia tidak lagi dapat berbicara, bahkan mengedipkan matapun tak bisa. Setelah itu mulut akan dikunci, tidak ada kata-kata, namun anggota badan lainnya yang akan bicara menjawab pertanyaan-pertanyaan dari malaikat yang diutus sang pencipta. Apa yang dapat menolong kita pada saat itu? Tidak ada. Kecuali amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak-anak soleh yang senantiasa mendoakan kita. Dan yakinlah saat itu akan datang. Kita belum tau kapan, tapi pasti. Masihkah kita tidak mau bersujud dan bersyukur?

Selasa, Juni 10, 2008

Sekilas Tanjung Enim


Kecamatan Lawang Kidul merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Muara Enim. Tanjung Enim merupakan ibukota dari Kecamatan Lawang Kidul.Berjarak kurang lebih 200 km dari Palembang,Ibukota propinsi Sumatera Selatan.
Kecamatan Lawang Kidul berdiri pada 16 Mei 1976 dengan luas wilayah 170.05 km2. Kecamatan ini berjarak kurang lebih 12 km dari Kab Muara Enim. Kecamatan Lawang Kidul memiliki 7 desa / kelurahan :
untuk data potensi Tanjung Enim Klik disini


Makna dibalik gambar "Pemandangan Alam"

Apakah kita pernah memperhatikan, ketika anak kita atau anak kecil yang masih duduk di bangku kelas 1 atau kelas 2 SD disuruh menggambar/melukis bebas sesuai keinginan mereka, biasanya mereka akan menggambar/melukis pemandangan alam. Dan biasanya pemandangan apa yang mereka lukis???? Gambar dua buah gunung, ada matahari, dan tidak lupa ada sawahnya.

Pernahkah juga kita berpikir, kenapa mereka menggambar pemandangan alam yang ada sawahnya???

Aku terhenyak ketika ada seseorang mengungkap hal tersebut dalam satu ceramahnya. Beliau adalah Mayjend Marinir Nono Sampono, seorang perwira tinggi TNI AL yang juga mantan komandan korps Marinir TNI AL. Menurut beliau hal itu merupakan salah satu budaya peninggalan penjajah yang sampai saat ini masih tersisa. Mengapa demikian?

Sejak zaman dahulu nenek moyang kita terkenal sebagai bangsa pelaut, pelaut yang ulung yang terkenal keseluruh penjuru dunia. Ketika penjajah mulai menjajah Indonesia, mereka berpikir untuk melanggengkan kekuasaannya di bumi pertiwi ini. Bila kita masih tetap menjadi bangsa pelaut, mereka khawatir bangsa kita akan banyak berinteraksi dengan masyarakat luar. Mereka khawatir interaksi yang terjadi mempengaruhi cara berpikir bangsa indonesia sehingga akan memberi ide kepada bangsa kita untuk terus memperjuangkan kemerdekaan kita dengan bermacam cara.

Selain itu, dengan adanya transportasi laut juga akan mempermudah bangsa indonesia dalam berhubungan dengan masyarakat Indonesia lainnya yang ada di pulau-pulau nusantara. Penjajah juga khawatir akan tumbuh rasa persatuan diantara bangsa kita sehingga akan merepotkan penjajah.

Oleh sebab itu sedikit demi sedikit mereka mulai berpikir bagaimana caranya agar kita terpisah-pisah dan tidak dapat bersatu sehingga masa penjajahan mereka akan semakin langgeng. hal tersebut sesuai dengan taktik mereka Devide et Impera (pecah belah, kemudian jajah)

Sejak itu mereka berusaha merubah cara hidup bangsa Indonesia yang semula bangsa pelaut menjadi bangsa agraris. Dan hal tersebut masih kita jalani hingga kini. Padahal kalau kita mau menengok ke halaman belakang "rumah kita" (Laut), Sumber daya alam yang terkandung didalamnya sangatlah luar biasa. Hingga saat ini kita belum menikmati hasilnya karena memang masih belum tergali dan dikelola secara maksimal. Justru yang banyak menikmatinya adalah cukong-cukong pencuri ikan dari negara lain, yang armadanya setiap hari mengeruk hasil laut nusantara. Aparat penegak hukum kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kekayaan alam kita, namun terbentur dengan berbagai kendala terutama sarana.

Bagaimana pendapat anda ????? Silahkan berkomentar


Senin, Juni 09, 2008

Karya Tulis

Alhamdulillah, akhirnya tugas untuk membuat karya tulis selesai juga. Butuh waktu sekitar 6 bulan untuk menyelesaikannya. Sebenarnya topik yang aku angkat tidaklah terlalu sulit karena berhubungan dengan pekerjaanku sehari-hari. Namun penyelesainnya menjadi terasa sulit karena berhadapan dengan pembimbing yang sangat korektif. Mulai dari isi materi sampai dengan Minor Duty semua harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Ya minor duty, satu hal yang selama ini menjadi kelemahanku. Tapi sekarang rasanya sudah agak lega karena karya tulis itu akhirnya selesai juga.

Terima kasihku kepada pembimbingku yang telah meluangkan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk memberikan bimbingan, tuntunan dan arahan kepadaku sehingga karya tulisku dapat aku selesaikan tepat pada waktunya. Walaupun aku tau bahwa pembimbingku tersebut mempunyai kegiatan yang seabrek-abrek padatnya. Aku berharap agar hasil karyaku tersebut ada manfaatnya, terutama untuk pengembangan instansi tempatku bekerja. Atau paling tidak bagi rekan-rekanku yang nantinya menjalani pendidikan seperti aku sekarang. Agar hasil karyaku tersebut tidak hanya menambah tingginya tumpukan buku yang ada di gudang buku.

Namun satu tugas besar menanti di depanku, sebuah latihan praktek yang menjadi puncak acara pendidikanku. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran kepada aku dan timku untuk menyelasaikan latihan tersebut dengan baik, aamiiii....n

Kamis, Juni 05, 2008

Sepenggal Do'a Untuk Ibunda

Pada hari selasa 16 oktober 2007 telah berpulang ke rahmatullah ibunda kami tercinta menghadap kehadiratMU ya robbi, dengan membawa cinta kasih dan do’a yang tulus ikhlas dari kami sekeluarga.

Yaa Rahman …… Yaa Rahim

Ampunilah dia, Rahmatilah dia, maafkanlah segala kesalahannya, lapangkanlah kuburnya dan sucikanlah dia dari dosa sebagaimana kain putih terbebas dari kotoran, dan masukkanlah dia ke dalam sorga-MU. Lindungilah dia dari adzab kubur dan hindarkanlah dia dari siksa api neraka serta jadikanlah orang yang mendapat syafaat dari junjungan kami nabi Muhammad SAW.

Yaa Rahman Yaa Rahim

Terima dan sampaikanlah pahala Alqur’an yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, tahmid kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada nabi Muhammad SAW. Sebagai hadiah dan sebagai penyambung rahmat nyang turun dan sebagai berkah yang menyebar kasih, pemuka dan pemimpin kami nabi Muhammad SAW. dan juga kepada seluruh keluarga dan kerabat, kalangan Nabi dan Rasul, para Wali dan Syuhada, orang-orang Shaleh, para sahabat yang berjalan di jalan Allah SWT. dan para malaikat serta kepada ibunda kami tercinta, Amiin Ya Robbal Alamiin.

Yaa Rahman Yaa Rahim

Andaikan Almarhumah ibunda kami tercinta banyak mempunyai kesalahan, dia adalah hamba-Mu yang Engkau ciptakan dalam serba keterbatasan, Ampunilah dosanya dan maafkanlah kesalahannya.

Yaa Rahman Yaa Rahim

Andaikan almarhumah ibunda kami tercinta pernah mempunyai sedikit kebajikan semasa hidupnya, lipat gandakanlah amal dan pahalanya sehingga dia berhak mendapat Ridho-Mu.

Berikanlah dia tempat yang baik seperti hamba-hamba-Mu yang terdahulu yang terpilih kebajikannya, masukkanlah dia ke dalam sorga yang telah Engkau persiapkan bagi hamba-hamba-Mu yang Shaleh.

Kepada kami yang ditinggalkan, kami memohon kepada-Mu Yaa Allah…. berikanlah kami kekuatan atas cobaan yang Engkau berikan kepada kami.Lindungilah kami, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang beriman yang dapat melihat dan merasakan kebenaran-Mu Yaa Allah, serta senantiasa melaksanakan perintah-Mu.

Semoga Allah SWT mengampuni dan meridhoinya……

Aamiin Yaa Robbal Alamiin…..